Langsung ke konten utama

Putri Indonesia Perintis Resor Dunia

Sun City Resort, sekitar 800 meter dari Pantai Baga yang begitu indah di Afrika Selatan tepatnya di Pinggiran kota Rustenburg dan menjadi tempat berlibur orang-orang penting Dunia, baik Pemimpin negara maupun selebriti, ternyata perintisnya Putri Indonesia..

Dialah Herliane Portenschlager, keturunan Belanda-Ambon yang tinggal di Afrika Selatan selama 20 tahun. Dia pengonsep salah satu hotel berbintang 6 di Resort itu, Palace of Lost city, sekaligus kawasan pendukungnya. Hotel ini pernah
menjadi tempat berlibur Frank Sinatra, Cliff Richard, Elton John, dan Michael Jackson juga setiap tahunnya miss Universe selalu mampir kesini.

Dari akademi perhotelan di Bandung, membawanya berkelana ke seluruh dunia dari Hotel ke Hotel sebagai public relation (PR). Diawali kerja di Sheraton, Sydney Australia, kemudian ke Amerika Serikat di Four Season, kemudian menjadi specialis pembuka hotel. Herliane yang membuka Hotel sari Pan Pacifik di Jakarta,Oriental di Tenesse, Hilton di Texas, Marriot di Florida, Ritz di Atlanta. Pernah juga menjadi PR hotel di Hongkong, Philipina dan Singapura.

Tahun 1990 Herliane yang lahir di Amsterdam, Belanda di tawari membuka Hotel di Afrika Selatan. Sun City awalnya di bangun orang Afsel keturunan Lithuania, Sol Kerzner, resort ini di rancang sebagai kawasan elite dunia. Kemudian Herliane mengonsep hotel mewahnya, sekaligus fasilitasnya, sehingga benar-benar menjadi resor dunia.

Herliane sendiri yang mengonsep Palace of Lost City (gambar sebelah kiri ini) Hotel berbintang 6 agar menjadi standard elite dunia, dan pembangunannya di mulai Desember 1990. dan di buka thn 1992.

Dalam sekejab, resort Sun City pun menjadi tempat elite dunia. Tepat di Lembah, resor ini memiliki dabau buatab, laut buatan, tempat konferensi, dua lapangan Golf, kasino, mall, gempa buatan, dan berbagai fasilitas lain mirip kota kecil yang indah, aman, dan elite, bertaraf International.


Resor ini sudah beberapa kali mendapat penghargaan sebagai resor terbaik dunia. Jadi wajar jika banyak selebriti dan pemimpin dunia sering kesini.

Herliane pun jadi terbiasa berhubungan dengan tokoh dunia dengan sebagai PR sekaligus penangung jawab resor. Saat Jacko tinggal disitu sering Herliane diajak ngobrol dan jalan-jalan di sekitar resor.

Pembangunan resor ini bukanlah mudah, dan pondasi Hotelnya saja perlu waktu 9 bulan, tanpa kantor, debu dimana-mana dan hanya berteduh seadanya. Dengan kerja keras, Akhirnya resor inipun jadilah dan kini selain Palace of Lost City Hotel, juga ada Cabanas Hotel, Sun City Hotel dan Ceascade Hotel.

Walau sudah berkeliling dunia, Herliane tak lupa Indonesia bahkan setiap 17 agustus selalu datang ke KBRI dan menangis. Katanya kalau di Indonesia ingin memnfaatkan ilmunya, silahkan dan siap berbagi ilmu. Yang pasti Herliane ingin tinggal di desa di Indonesia dan dekat sawah.
Juga rindu akan tahu dan tempe


Kami bangga menjadi anak Indonesia

sumber dari Kompas posted by indonesiaberprestasi


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Telkom 3S, Mendayakan Angkasa Satelit Komunikasi Indonesia

Satelit Telkom 3S sukses diluncurkan dari Bandar Antariksa Guyana di Kourou, Guyana-Perancis, Rabu (15/2/2016) pagi waktu Jakarta.
Satelit ini akan digunakan untuk meningkatkan kualitas jaringan komunikasi di Indonesia dan sekitarnya.
Satelit Telkom 3S dirakit oleh perusahaan Thales Alenia Space Prancis. Perusahaan yang telah berkiprah selama lebih dari 40 tahun di bidang manufaktur teknologi luar angkasa ini ditunjuk oleh Telkom pada 2014 untuk mendesain, menguji, dan meluncurkan satelit tersebut.
Telkom 3S merupakan satelit komunikasi geostasioner yang akan ditempatkan pada posisi di atas equator dan bergerak mengelilingi Bumi dengan lintasan berbentuk lingkaran yang memiliki sumbu rotasi sama dengan Bumi. Satelit akan berada di posisi 118 bujur timur atau tepatnya di atas pulau Kalimantan, pada ketinggian sekitar 35.000 dari Bumi.
Telkom 3S adalah satelit ke-18 dari Indonesia sejak satelit Palapa A1 diluncurkan pada 9 Juli 1976. Telkom 3S jadi satelit ke-9 milik PT Telekomunik…

'Heboh' menanti kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazis al-Saud‎

Salman bin Abdulaziz al-Saud adalah Raja Arab Saudi ketujuh, Penjaga Dua Kota Suci, dan pemimpin Wangsa Saud saat ini. Ia menjabat sebagai wakil gubernur dan kemudian Gubernur Riyadh selama 48 tahun dari tahun 1963 sampai 2011.

Lahir: 31 Desember 1935 (81 tahun), Riyadh, Arab Saudi
Pendidikan: Princes' School
Pasangan: Sultana Bint Turki AlSudiari
Anak: Muhammad bin Salman Alu Saud,
Saudara kandung: Abdullah dari Arab Saudi,
Keturunan Kerajaan: Wangsa Saud

Raja Salman akan berada di Jakarta pada tanggal 1 hingga 4 Maret, kemudian berlibur Bali pada tanggal 5 hingga 9 Maret.
Selama di Jakarta, Raja Arab Saudi, Salman Bin Abdul Aziz Al Saud, dan rombongan berencana menginap Hotel Rafless. Hotel bintang lima ini berada di kawasan bisnis Kuningan, Jakarta Selatan

Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyampaikan kedatangan Raja Salman sangat bersejarah. Sebab, ini kunjungan Raja Arab Saudi setelah 47 tahun ke Indonesia, terakhir Raja Arab datang ke negeri ini pada tahun 1970.
"K…

Ekspor Lintah Hingga ke China

Terkadang kita tidak jeli dalam melihat peluang di sekitar kita, lain halnya dengan Midin Muhidin pengusaha dari Depok, justru memanfaatkan Lintah yang buat sebagian besar Jijik justru membawa berkah dan rezeki hingga ratusan juta per bulannya.
Berawal dengan melihat terapi lintah utk kesehatan, Midin berkenyakinan bisa menjadi peluang bisnis yang sangat bagus, maka didirikan CV. Entha Farm di lahan milik saudaranya untuk membudidayakan lintah.
Dalam upaya mendukung usahanya Midin mempelajari manfaat lintah sebagai alat terapi secara ortodidak dari bermacam-macam referensi, sampai menemukan fakta bahwa lintah bisa mengobati bermacam penyakit seperti Diabetes dan stroke. Karna darah kotor akan dihisap lintah dan akan mengeluarkan semacam zat hirudin yang berfungsi sebagai antikoagulan yang dapat mencegah penggumpalan darah.
Menurut Midin, budidaya lintah cukup mudah lantaran tidak memerlukan lahan yang luas, biaya cukup murah. Bak ukuran 2x3 bisa menampung hingga 1000 ekor hanya dengan me…