Langsung ke konten utama

Pameran Filateli "Indonesia 2012"

Kesuksesan dan dari apresiasi positif masyarakat pecinta Filatelis dunia akan gelaran empat pameran terdahulu yaitu : Indopex 93 di Surabaya, jakarta 95, Indonesia 96 di Bandung, dan Jakarta 2008 juga dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 485 kota Jakarta, memperingati hari lahirnya Pancasila, dan menyongsong HUT ke-67 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, kembali digelar "Indonesia 2012" sekaligus ajang kompetisi Filetelis dari seluruh dunia.

Filatelis (penghobi koleksi prangko dan benda pos) dari 70 negara dan 90 'stamp dealer dari dalam maupun luar negeri akan meramaikan Pameran Filateli dunia di Jakarta Convention Center, Jakarta, pada Tgl 18-24 juni 2012.

Menurut ketua Umum Pengurus Pusat Perkumpulan Filatelis Indonesia (PFI) Letjen TNI (Purn) R Soeyono, Thema kegiatan ini "Jembatan Menuju Dunia yang Damai Melalui Perangko" itu bertujuan untuk meningkatkan persahabatan antara filatelis dunia sebagai salah satu andil untuk menciptakan perdamaian dunia dan memajukan perfilatelian dalam segala aspek.

Pameran ini diselenggarakan PFI bekerja sama dengan PT Pos Indonesia, Kementerian Komunikas dan Informatika, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, dan Pemprov DKI Jakarta juga diisi dengan kegiatan seminar dan lomba.

Dengan semakin konsistennya acara ini di harapkan terlahirnya filatelis muda Indonesia yang semakin banyak dan semakin bagus koleksinya untuk bersaing dengan filatelis dari negara lainnya.


Bravo Indonesia


sumber dari ANTARA News by Suryanto


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ekspor Lintah Hingga ke China

Terkadang kita tidak jeli dalam melihat peluang di sekitar kita, lain halnya dengan Midin Muhidin pengusaha dari Depok, justru memanfaatkan Lintah yang buat sebagian besar Jijik justru membawa berkah dan rezeki hingga ratusan juta per bulannya.
Berawal dengan melihat terapi lintah utk kesehatan, Midin berkenyakinan bisa menjadi peluang bisnis yang sangat bagus, maka didirikan CV. Entha Farm di lahan milik saudaranya untuk membudidayakan lintah.
Dalam upaya mendukung usahanya Midin mempelajari manfaat lintah sebagai alat terapi secara ortodidak dari bermacam-macam referensi, sampai menemukan fakta bahwa lintah bisa mengobati bermacam penyakit seperti Diabetes dan stroke. Karna darah kotor akan dihisap lintah dan akan mengeluarkan semacam zat hirudin yang berfungsi sebagai antikoagulan yang dapat mencegah penggumpalan darah.
Menurut Midin, budidaya lintah cukup mudah lantaran tidak memerlukan lahan yang luas, biaya cukup murah. Bak ukuran 2x3 bisa menampung hingga 1000 ekor hanya dengan me…

AHok untuk KEUTUHAN NKRI Totaly

Cerita ini aku tuliskan mendadak tanpa kaidah...kaidah aturan-aturan...
Bahkan tak peduli tata letak, yang penting perasaanku tercurahkan untuk sebuah PENGORBANAN yang PERTAMA kalinya di tunjukan seorang Pemimpim yang Memimpin dengan Hati...

Malam ini aku begitu terkejut, di penghujung malam dari berita Kompas TV dikatakan Keluarga pa aHok mencabut BANDING, padahal selama ini sejak di putuskan "Bersalah" semua berharap pa aHok Banding, tidak ditahan....bahkan PBB pun meminta Pemerintah untuk tidak menahan pa aHok.

Kenapa.....kenapa...
kata keluarga pa aHok ini atas permintaan pa aHok sendiri????

Lalu aku sedikit berpikir....
menelaah sedikit buku yang pernah aku baca, pelajaran agama yang aku anut, perkembangan Politik di Negara ku tercinta, Wejangan para orang Tua....
Mungkin,
Inilah Kenyakinan Absolutly diri pa ahok yang sangat Kuat & Berserah DIRI atas keputusan HUKUM di negara NKRI juga KEHENDAK Nya.

Kilas Balik, seandaianya pa aHok Banding dan Menang, akankah menja…

Telkom 3S, Mendayakan Angkasa Satelit Komunikasi Indonesia

Satelit Telkom 3S sukses diluncurkan dari Bandar Antariksa Guyana di Kourou, Guyana-Perancis, Rabu (15/2/2016) pagi waktu Jakarta.
Satelit ini akan digunakan untuk meningkatkan kualitas jaringan komunikasi di Indonesia dan sekitarnya.
Satelit Telkom 3S dirakit oleh perusahaan Thales Alenia Space Prancis. Perusahaan yang telah berkiprah selama lebih dari 40 tahun di bidang manufaktur teknologi luar angkasa ini ditunjuk oleh Telkom pada 2014 untuk mendesain, menguji, dan meluncurkan satelit tersebut.
Telkom 3S merupakan satelit komunikasi geostasioner yang akan ditempatkan pada posisi di atas equator dan bergerak mengelilingi Bumi dengan lintasan berbentuk lingkaran yang memiliki sumbu rotasi sama dengan Bumi. Satelit akan berada di posisi 118 bujur timur atau tepatnya di atas pulau Kalimantan, pada ketinggian sekitar 35.000 dari Bumi.
Telkom 3S adalah satelit ke-18 dari Indonesia sejak satelit Palapa A1 diluncurkan pada 9 Juli 1976. Telkom 3S jadi satelit ke-9 milik PT Telekomunik…