Langsung ke konten utama

Jalur sepeda Pertama di Jakarta..

Sebuah Pilot Project di Jakarta akan diresmikan April, 2011 yaitu jalur sepeda sepanjang 1.4 Km di Jakarta Selatan dari taman Ayodya hingga Blok M. Ini merupakan jalur sepeda Pertama di Ibukota, dan jalur yang terintegrasi dengan pemukiman dan pusat perbelanjaan.

Jalur ini terpilih atas rekomendasi dari Sudin perhubungan jakarta Selatan, karena jalur ini selain melewati mal dan Taman, juga beberapa sekolah dan nantinya akan di lanjutkan ke lokasi lainnya, kemungkinan akan di bangun jalur serupa di jalur pondok Indah.

Walikota jakarta Selatan juga melihat antusiasme masyarakat di kawasan ini untuk bersepeda sangat tinggi dan pihaknya meminta pihak mal membangun parkiran sepeda seperti yang sudah ada di Blok M mall sehingga lebih memancing masyarakat untuk menggunakan sepeda kedepannya pembangunan jalur sepeda jarak pendek ini menjadi barometer pembangunan jalur sepeda jarak panjang.

Di jakarta selatan sejumlah perkantoran sudah membangun parkiran dan fasilitas lain seperti kamar mandi khusus, dan ini bisa bermanfaat untuk menunjang kehidupan sehari-hari masyarakat. jalur sepeda di jalur-jalur protokol hingga saat ini masih dikaji dan di uji coba, terutama jalur yang memang banyak dilalui Komunitas Bike to Work.

Apa yang di lakukan Pemkot Jakarta Selatan patut dicontoh, ini menjadi Pilot project bilamana sukses bisa di lanjutkan ke jalur lainnya yang lebih luas dan juga salah satu cara mengurtangi kemacetan dan polusi CO2 dengan memancing masyarakat menggunakan sepeda.

Secara perlahan dengan di bangunnya jalur sepeda di sertai fasilitas perkantoran yang mendukung dengan menyiapkan fasilitas untuk karyawan yang menggunakan sepeda maka di harapkan adanya perbaikan Udara di jakarta secara bertahap, dan untuk para Profesional muda pasti akan tertarik juga menggunakannya tanpa ribet.


Bravo jakarta


Sumber dari Kompas


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Telkom 3S, Mendayakan Angkasa Satelit Komunikasi Indonesia

Satelit Telkom 3S sukses diluncurkan dari Bandar Antariksa Guyana di Kourou, Guyana-Perancis, Rabu (15/2/2016) pagi waktu Jakarta.
Satelit ini akan digunakan untuk meningkatkan kualitas jaringan komunikasi di Indonesia dan sekitarnya.
Satelit Telkom 3S dirakit oleh perusahaan Thales Alenia Space Prancis. Perusahaan yang telah berkiprah selama lebih dari 40 tahun di bidang manufaktur teknologi luar angkasa ini ditunjuk oleh Telkom pada 2014 untuk mendesain, menguji, dan meluncurkan satelit tersebut.
Telkom 3S merupakan satelit komunikasi geostasioner yang akan ditempatkan pada posisi di atas equator dan bergerak mengelilingi Bumi dengan lintasan berbentuk lingkaran yang memiliki sumbu rotasi sama dengan Bumi. Satelit akan berada di posisi 118 bujur timur atau tepatnya di atas pulau Kalimantan, pada ketinggian sekitar 35.000 dari Bumi.
Telkom 3S adalah satelit ke-18 dari Indonesia sejak satelit Palapa A1 diluncurkan pada 9 Juli 1976. Telkom 3S jadi satelit ke-9 milik PT Telekomunik…

'Heboh' menanti kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazis al-Saud‎

Salman bin Abdulaziz al-Saud adalah Raja Arab Saudi ketujuh, Penjaga Dua Kota Suci, dan pemimpin Wangsa Saud saat ini. Ia menjabat sebagai wakil gubernur dan kemudian Gubernur Riyadh selama 48 tahun dari tahun 1963 sampai 2011.

Lahir: 31 Desember 1935 (81 tahun), Riyadh, Arab Saudi
Pendidikan: Princes' School
Pasangan: Sultana Bint Turki AlSudiari
Anak: Muhammad bin Salman Alu Saud,
Saudara kandung: Abdullah dari Arab Saudi,
Keturunan Kerajaan: Wangsa Saud

Raja Salman akan berada di Jakarta pada tanggal 1 hingga 4 Maret, kemudian berlibur Bali pada tanggal 5 hingga 9 Maret.
Selama di Jakarta, Raja Arab Saudi, Salman Bin Abdul Aziz Al Saud, dan rombongan berencana menginap Hotel Rafless. Hotel bintang lima ini berada di kawasan bisnis Kuningan, Jakarta Selatan

Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyampaikan kedatangan Raja Salman sangat bersejarah. Sebab, ini kunjungan Raja Arab Saudi setelah 47 tahun ke Indonesia, terakhir Raja Arab datang ke negeri ini pada tahun 1970.
"K…

Ekspor Lintah Hingga ke China

Terkadang kita tidak jeli dalam melihat peluang di sekitar kita, lain halnya dengan Midin Muhidin pengusaha dari Depok, justru memanfaatkan Lintah yang buat sebagian besar Jijik justru membawa berkah dan rezeki hingga ratusan juta per bulannya.
Berawal dengan melihat terapi lintah utk kesehatan, Midin berkenyakinan bisa menjadi peluang bisnis yang sangat bagus, maka didirikan CV. Entha Farm di lahan milik saudaranya untuk membudidayakan lintah.
Dalam upaya mendukung usahanya Midin mempelajari manfaat lintah sebagai alat terapi secara ortodidak dari bermacam-macam referensi, sampai menemukan fakta bahwa lintah bisa mengobati bermacam penyakit seperti Diabetes dan stroke. Karna darah kotor akan dihisap lintah dan akan mengeluarkan semacam zat hirudin yang berfungsi sebagai antikoagulan yang dapat mencegah penggumpalan darah.
Menurut Midin, budidaya lintah cukup mudah lantaran tidak memerlukan lahan yang luas, biaya cukup murah. Bak ukuran 2x3 bisa menampung hingga 1000 ekor hanya dengan me…