Langsung ke konten utama

Energi Alternatif dari Urine

 Urine Jadi Energi Alternatif 

- Berawal dari bau pesing 2 siswa SMA Malang, Jawa Timur membuat Energi alternatif dari urine Manusia. Pasokan sumber daya alam di dunia ini baik minyak maupun gas, tidak bisa diperbaharui dan semakin hari terus-menerus semakin menipis, membuat manusia mencari cara untuk membuat sebuah inovasi baru bagaimana cara menggantikan bahan bakar tersebut.

  Seperti halnya yang dilakukan 2 orang siswa SMA 10 Malang, Jawa Timur ini. Yang unik dari bahan bakar alternatif ini yaitu dari urine. Ya urine atau air kencing manusia yang dikombinasikan dengan tenaga surya. Energi yang dihasilkan dari bahan bakar urine ini pun ternyata bisa menggerakkan kendaraan.

2 orang siswa kelas XI SMAN Malang, Jawa Timur yang bernama Nurul Inayah & Nando Novia, 2 siswa ini adalah kebanggaan indonesia, atas penemuannya Energi Alternatif ini, dan mereka menjadi juara 1 dengan membawa medali emas dan menyisihkan 107 peserta dari 40 negara di event IYIPO [International Young Inventors Project Olympiade] ke-VI di Georgia. sekitar 3 bulan mereka melakukan penelitian untuk merubah air seni kita menjadi hidrogen dengan bantuan listrik dari tenaga sinar matahari yang menjadikannya listrik untuk menggerakkan kendaraan. Dengan energi alternatif dari urine kita ini, mobil tersebut dapat berjalan sampai 60 km/jam. 1 Liter Urine bisa untuk dijadikan listrik untuk melaju sejauh 17 km.

  Penemuan Energi Alternatif ini deberi nama dengan Photo Electro System. Prinsip kerjanya yaitu, listrik dengan tenaga surya ditampung di dalam baterai dan digunakan untuk menggerakkan mesin sebanyak 75% dan sisanya 25%, akan digunakan dalam proses elektrolisasi. Dengan menggunakan elektrolizer, elektrolit berwujud urine akan membentuk gas nitrogen atau hidrogen. Untuk 1 liter Urine membutuhkan waktu sekitar 1.5 menit. Untuk menjaga kualitas urine, jadi yang digunakan hanya dari urine manusia sehat saja. Ini dikarenakan, air seni yang mengandung gula atau unsur kimia menyebabkan terganggunya proses elektrolisasi.

Proses itu menghasilkan gas hidrogen yang dimasukkan ke sel bahan bakar yang sudah dilengkapi dengan membran proton dan elektron. Tujuannya agar terjadi reaksi proton dengan oksigen menjadi uap air. Adapun elektron yang dilepas akan menghasilkan listrik                                        Energi listrik itu mengalir sekaligus tersimpan di baterai litium, dan siap digunakan untuk menggerakkan motor listrik pada skala prototipe mobil remote control.
Penemuan ini membutuhkan dana kurang lebih 50jt agar penemuan ini bisa dipraktekkan pada mobil sungguhan. Dana tersebut lebih murah dibanding mobil hybrid dengan dana sekitar 250jt. Planningnya solar cell akan ditaruh di atap mobil, dan untuk elektrolizer dan fuel cell akan ditanamkan di mesin mobil. Mobil dengan energi alternatif dari air seni ini kedepannya mempunyai daya 100 HP/5.000 rpm dengan torsi 125 nm/3.800 rpm.


Saat ini, pihak SMAN 10 Malang, Jawa Timur baru mengajukan hak paten atas penemuan 2 siswanya tersebut. Untuk kedepannya apabila penemuan ini sudah di uji, akan membangun SPBU yang digunakan untuk tampungan air seni kita. Saat ini juga 2 orang siswa tersebut masih terus berusaha meneliti dan mengembangkan hasil temuan Energi Alternatif ini agar bisa menggantikan BBM. “Mereka membutuhkan dukungan dari pemerintah, agar bisa mengatasi masalah BBM yang semakin hari semakin rumit di negara Indonesia, dan mereka sudah terbukti bisa melakukan dengan membawa medali emas di olimpiade dunia.”

Penemuan anak bangsa ini di Thn 2012 TIDAK di tindak lanjuti oleh Pemerintah dan di thn 2016 kemudian di boomingkan oleh Ilmuwan Luar Negeri, sungguh sedih
Harus berapa banyak lagi KERUGIAN kita yang tidak meng Karyakan hasil temuan anak bangsa ini

Semoga ke depan Pemerintah dan Dept Pendidikan serta LIPI secara sungguh-sungguh mematenkan dan menindak lanjuti semua Temuan anak bangsa sehingga menjadi MANFAAT bagi bangsa Tercinta ini

*dikutip dari berbagai sumber

















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sapu Angin 1 bisa menempuh 1000 km/liter

Bayangkan hasil karya anak bangsa ini berhasil di terapkan jadi tranportasi massal Indonesia maka berapa banyak penghematan yang bisa kita dapatkan dengan 1 liter bensin mampu mencapai 1000 km. Awalnya dari keikutsertaan mahasiswa ITS ke ajang kompetisi kendaraan hemat energi Shell Eco-Marathon (SEM) Asia tahun lalu, dimana Indonesia hanya berhasil menyabet dua penghargaan bergensi lewat Sapu Angin 2 yakni gelar juara umum (Grand prize) pada kendaraan berbahan bakar bensin (Gasoline Fuel Award) dan juara pertama untuk kelas Urban berbahan bakar bensin dengan mesin internal combustion yang mampu menempuh 238 km dengan satu liter bensin. Pencapaian 238 km/liter inipun mampu mengalahkan rekor SEM Amerika dikategori yang sama oleh tim Mater Del, Canada dengan memperoleh 184 km/liter. Dengan perbaikan dan penyempurnaan dari mobil Sapu Angin yang mengikuti kompetisi tahun lalu, Tim ITS optimis memenangkan ajang SEM Asia 2011 di Malasia dengan peluncuran Sapu Angin 1, 2 dan 3. Tahun lalu ajan...

Mobil Balap Listrik karya anak bangsa

Saat kontes modifikasi di ajang Autoblackthrough 2010 menjadi salah satu tolak ukur kreatifitas anak bangsa, dengan tampilnya "Aballs" yang menjadi pemenang kontes modifikasi ini. Dari segi tampilan mobil ini sangat menarik dengan memadukan nuansa fuituristik dengan semangat racing dalam balutan tubuh yang terbuat dari Carbon, Tehnologi yang di usung mobil ini pun sudah sedemikian maju. Dengan dapur pacu mobil ini sudah memanfaatkan tenaga listrik untuk menggerakkan seluruh rodanya. Motor listrik tipe 3-phase AC Induction Motor mampu memuntahkan tenaga hingga 52 hp dengan torsi maksimum mencapai 156 Nm, sementara mobil listrik lain yang di aplikasi mobil ini mampu menyumbangkan tenaga hingga 60 hp. Motor listrik yang di gendong Aballs itu mendapat suplai tenaga dari baterai lithium ion yang kemudian dikawinkan dengan transmisi manual lima percepatan. Hebatnya lagi, dapur pacu mobil listrik ini ternyata asli buatan anak bangsa, perusahaan audio Alpine sengaja bekerja sama deng...

Heli Terbaru TNI AD Bell-412 EPI

Selasa, 28-01-201920 TSM-Kementerian Pertahanan membeli sembilan unit helikopter Bell 412EPI untuk memperkuat alat utama sistem senjata (alutsista) TNI Angkatan Darat. Dengan total senilai Rp 2,5 triliun, helikopter jenis ini memiliki spesifikasi lebih baik dari seri sebelumnya. Bell-412EPI memiliki biaya operasi dan perawatan rendah namun tetap berkualitas. "Produk ini dapat digunakan di berbagai medan dan dirancang untuk tahan kondisi dari air laut," ucapnya. Untuk diketahui, Bell-412EPI mempunyai fitur start mesin otomatis dengan pembatasan temperatur disertai kontrol mesin digital. Sementara pada perangkat avionik, Bell-412EPI memiliki teknologi kontrol penerbangan 4-axis dengan instrumen kokpit kaca. Lebih lanjut, Gatot menjelaskan, kerja sama antara Dirgantara Indonesia dengan Bell sudah berlangsung sejak 37 tahun silam. Kerja sama itu dimulai dari produksi di bawah lisensi. Bell 412EPI menggunakan mesin Pratt & Whitney PT6T-9 dengan tenaga lepas lan...