Langsung ke konten utama

Cakra Bimasakti Indonesia (2)

serial mimpi indonesia..2

Dengan Revolusi Alutsita oleh Presiden NKRI pa Jokowi, dan seruan pa presiden untuk menguasai Udara NKRI ini menjadi semakin dekat perwujudan Cakra Bimasakti Indonesia,
Betapa tidak, ini kumpulan Project yang lagi di kerjakan anak bangsa dimana kalau di rangkaikan semuanya dan disatukan dalam satu pemikiran untuk satu tujuan tidak ada yang mustahil, hebatnya ini bena-benar hasil rancang bangun anak bangsa sendiri.
Hanya saja di Cakra Bimasakti Indonesia (1) kita memimpikan suatu areal di darat sebagai Markas Komando, dengan berjalannya waktu juga kebutuhan keadaan seperti mengamankan Harta Karun di Lautan NKRI yang sangat luas dan kaya, kita bersiap membangun Kapal Induk sebagai Pertahanan pertama di Lautan indonesia.
Penulis kembali berMimpi kita bisa lebih cepat mewujudkan ini dengan membangun Kapal Induk yang lebih kecil tapi tetap Powerfull yaitu : Armada Cakra Bimasakti Indonesia (2).   Markas terapung ini akan menjadi rumahnya Drone mematikan terutama di Laut dan Udara NKRI, bisa dalam Mempertahankan atau Warning awal buat penyusup dari negara lain.
Markas Terapung ini menjadi Armada Perang dengan sejumlah :
Drone yang mampu terbang 24 jam                  
Kapal tanpa awak  
Drone bawa laut (Sotong)      
Peluru Kendali jarak Menengah
Kekuatan Radar
Robot Tank                      
Panser Amphibi Angkut
Kapal Selam Mini
Rudal Penghancur         
1. Raytheon AGM-65K2, Rudal Udara Tercanggih TNI AU
2. Kh-59ME, Rudal Anti Kapal Andalan Indonesia
3. Exocet MM40 Block 3, Rudal Anti Kapal High Subsonic
4. R-73, Rudal Pemburu Paling Hebat Milik TNI AU
5. RBS-15 MK3, Rudal Hebat Untuk Kapal Cepat Rudal
Ini semua bukan MIMPI tapi sudah menjadi Project berjalan dari anak bangsa lewat PT DI, PT PAL, dan beberapa pihak swasta yang berkompeten dan sudah bekerja sama dengan pihak Militer selama ini.
Bahkan beberapa diantaranya sudah di ujicoba atau dalam taraf peningkatan Daya & Kemampuannya.

Dengan semuanya ini sangatlah Berbangga Hati menjadi Warga Negara RI yang siap berdiri sejajar Negara Adidaya dan Duduk sama rendahnya...
Dan ini akan semakin cepat menjadi NYATA kalau ke pemimpinan pa Jokowi berlanjut ke Periode ke 2 sehingga tidak terjadi pergeseran pandangan & keperluan di karenakan ambisi semata.
Memang penulis tetap ber Mimpi yang mengikuti dan ber kehendak layaknya mimpi "Gajahmnada" 
untuk mempersatukan NKRI, mempertahankan dan memakmurkan rakyatnya.
72 Tahun kita sudah merdeka, Listrik boleh masih ada yang belum merasakan, Sekolah yang belum pantas, Korupsi yang membayangi, tapi tidak boleh serta merta kita tidak ber Prestasi dan membiarkan Kekayaan kita di nikmati pihak Asing atau sekelompok  orang tertentu....
Tapi ini HARUS bisa mensejaterahkan seluruh rakyat NKRI tanpa terkecuali.
Disini penulis tidak memerinci satu per satu apa yang sudah di uraikan diatas, tapi bisa di baca lewat teman-teman yang khusus memonitoring Perkembangan Alutsista Militer NKRI.
Yang Pasti penulis meyakinkan Sahabat #JayalahMerahPutihku ini bener-bener real dari Peluru Kendali Maut, bahkan Tank Boat baru beberapa negara yang punya dan ini kita produksi sendiri...
Kemampuan kita produksi Drone jarak jauh bahkan yang siap membawa peluru kendali, sungguh mendekati final, so akhir kata kuncinya hanya satu:
Dibutuhkan Pimpinan tertinggi negeri NKRI tercinta yang ber Komitmen, siap berantas Korupsi, mengutamakan kepentingan Bangsa dan Negara diatas sgala-galanya....
mengutip kata sang Gubernur DKI yang populker di dalam maupun Luar negeri "Pemimpin yang Lurus maka dia bisa menindak semua bawahannya yang tidak Lurus"
Ok, Sahabat kita akan ber temu lagi di Cakra Bimasakti Indonesia selanjutnya.,...
Penulis siap bermimpi...utk ke jayaan NKRI, mimpi tidak perlu biaya tapi dari Mimpi lahirlah IDE dan Keinginan mewujudkannya...



Trmksh...trmksh atas photo-photo yang penulis upload disini hanya untuk Berbagi.











Komentar

Postingan populer dari blog ini

Telkom 3S, Mendayakan Angkasa Satelit Komunikasi Indonesia

Satelit Telkom 3S sukses diluncurkan dari Bandar Antariksa Guyana di Kourou, Guyana-Perancis, Rabu (15/2/2016) pagi waktu Jakarta.
Satelit ini akan digunakan untuk meningkatkan kualitas jaringan komunikasi di Indonesia dan sekitarnya.
Satelit Telkom 3S dirakit oleh perusahaan Thales Alenia Space Prancis. Perusahaan yang telah berkiprah selama lebih dari 40 tahun di bidang manufaktur teknologi luar angkasa ini ditunjuk oleh Telkom pada 2014 untuk mendesain, menguji, dan meluncurkan satelit tersebut.
Telkom 3S merupakan satelit komunikasi geostasioner yang akan ditempatkan pada posisi di atas equator dan bergerak mengelilingi Bumi dengan lintasan berbentuk lingkaran yang memiliki sumbu rotasi sama dengan Bumi. Satelit akan berada di posisi 118 bujur timur atau tepatnya di atas pulau Kalimantan, pada ketinggian sekitar 35.000 dari Bumi.
Telkom 3S adalah satelit ke-18 dari Indonesia sejak satelit Palapa A1 diluncurkan pada 9 Juli 1976. Telkom 3S jadi satelit ke-9 milik PT Telekomunik…

'Heboh' menanti kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazis al-Saud‎

Salman bin Abdulaziz al-Saud adalah Raja Arab Saudi ketujuh, Penjaga Dua Kota Suci, dan pemimpin Wangsa Saud saat ini. Ia menjabat sebagai wakil gubernur dan kemudian Gubernur Riyadh selama 48 tahun dari tahun 1963 sampai 2011.

Lahir: 31 Desember 1935 (81 tahun), Riyadh, Arab Saudi
Pendidikan: Princes' School
Pasangan: Sultana Bint Turki AlSudiari
Anak: Muhammad bin Salman Alu Saud,
Saudara kandung: Abdullah dari Arab Saudi,
Keturunan Kerajaan: Wangsa Saud

Raja Salman akan berada di Jakarta pada tanggal 1 hingga 4 Maret, kemudian berlibur Bali pada tanggal 5 hingga 9 Maret.
Selama di Jakarta, Raja Arab Saudi, Salman Bin Abdul Aziz Al Saud, dan rombongan berencana menginap Hotel Rafless. Hotel bintang lima ini berada di kawasan bisnis Kuningan, Jakarta Selatan

Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyampaikan kedatangan Raja Salman sangat bersejarah. Sebab, ini kunjungan Raja Arab Saudi setelah 47 tahun ke Indonesia, terakhir Raja Arab datang ke negeri ini pada tahun 1970.
"K…

Ekspor Lintah Hingga ke China

Terkadang kita tidak jeli dalam melihat peluang di sekitar kita, lain halnya dengan Midin Muhidin pengusaha dari Depok, justru memanfaatkan Lintah yang buat sebagian besar Jijik justru membawa berkah dan rezeki hingga ratusan juta per bulannya.
Berawal dengan melihat terapi lintah utk kesehatan, Midin berkenyakinan bisa menjadi peluang bisnis yang sangat bagus, maka didirikan CV. Entha Farm di lahan milik saudaranya untuk membudidayakan lintah.
Dalam upaya mendukung usahanya Midin mempelajari manfaat lintah sebagai alat terapi secara ortodidak dari bermacam-macam referensi, sampai menemukan fakta bahwa lintah bisa mengobati bermacam penyakit seperti Diabetes dan stroke. Karna darah kotor akan dihisap lintah dan akan mengeluarkan semacam zat hirudin yang berfungsi sebagai antikoagulan yang dapat mencegah penggumpalan darah.
Menurut Midin, budidaya lintah cukup mudah lantaran tidak memerlukan lahan yang luas, biaya cukup murah. Bak ukuran 2x3 bisa menampung hingga 1000 ekor hanya dengan me…