Langsung ke konten utama

Aksi SUPER DAMAI 212 jakarta (Indonesia)


Fantastik, Luar Biasa.....atau Super Dashyat sebagai kata yang tepat untuk melukiskan kejadian 212 ini, dimana Satu acara Akbar dengan jutaan orang berkumpul dari berdatangan, berlangsung hingga Bubaran tertib, Aman, Bersih...
Istilahnya Rumput aja Tidak sampai di injak...wow keren khan.
Inilah Muslim Indonesia yang penuh Kesadaran, Cinta kasih, Disiplin memberikan Nuansa Islami untuk dilihat Dunia yang selama ini masih Negative.

Awalnya mayoritas penduduk berasumsi waduuuh ini berat banget, bisa saja terjadi apa-apa karna masa yang akan datang dan berkumpul sudah di angka jutaan dalam waktu bersamaan....
Isue ini saja cukup membuat lesu perdagangan sejak beberapa hari sebelum 212, lalu kekhawatiran bermunculan juga bagaimana setelah acara selesai, apa bisa semua kembali ke daerah masing-masing selancar mereka datang?
Belum lagi apakah acara ini bisa berlangsung tepat waktu dan Happy Ending???
Ternyata semua ini sungguh di Luar dugaan, jangankan timbul masalah, untuk sampah aja susah dilihat sehabis acara ini, Bersih dan semuanya kembali seperti apa adanya..... 
klu boleh penulis akan memberikan jempol 4 saking antusiasnya melihat semuanya ini, hanya memang paginya saat semua Muslim bergerak ke Monas membuat sejumlah jalan jadi Super Macet.
Tapi ini sungguh terbayarkan dengan Lancarnya semua acara ini berlangsung dalam lautan Muslim Indonesia, penuh Damai, Hikmat, Disiplin diri yang sangat Tinggi.

Kita tidak akan membahas Penyulut Aksi maupun Tujuan Aksi 212 Super Damai, tapi kita mencoba lihat dari sisi lainnya....
Indonesia adalah Indonesia yang TIDAK bisa di pandang sebelah mata, makanya dalam sekejab NKRI menjadi kekuatan ke 12 Angkatan bersenjata di DUNIA masa pemerintahan Presiden Indonesia ke 7 pa Jokowi...
Dan Indonesia jugalah Negara Muslim terbesar di Dunia yang Mampu menggetarkan Dunia lewat Aksi Super Damai ini...dengan sangat elegan Aksi ini berlangsung hingga selesai #HappyEnding walau masih banyak komentar sana sini, yang Pasti Muslim Indonesia sudah mewarnai Dunia dengan Aksi dalam hitungan Jam berkumpul jutaan Umatnya tanpa menyakiti siapapun bahkan hampir Tidak menyentuh Rumput hijau yang bergoyang....

Semoga Dunia mengakui 212 sebagai hari Muslim termanis yang pernah dilihat dan Islam yang sesungguhnya.
Masih banyak lagi Dunia Muslim yang Indah dan mempersona yang bisa di gali lewat Muslim Indonesia, sehingga Dunia bisa mengerti Islam cinta Damai, Santun, Disiplin, Bisa bersatu menjadi satu kekuatan Luar Biasa.

name='description'/> Akhir kata Penulis juga menyakini Indonesia akan tampil di Pentas Elite Dunia sebagai Barometer Masyarakat Beragam/Majemuk yang bisa Bersatu Padu dalam "Bhinneka Tunggal Ika" dengan penuh Warna inilah NKRI dalam mewarnai Dunia.
Kemajemukan menjadikan kami Besar,
Kemajemukan menjadikan kami Dilirik, Roll Model yang sudah me Magnet Dunia dalam hitungan Jam. #IslamTerkini #212SuperDamai #BhinnekaTunggalIka #DuniaMuslim #IslamIndonesia #IslamModern #AksiSuperDamai212
#TerimaKasihIndonesia


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Telkom 3S, Mendayakan Angkasa Satelit Komunikasi Indonesia

Satelit Telkom 3S sukses diluncurkan dari Bandar Antariksa Guyana di Kourou, Guyana-Perancis, Rabu (15/2/2016) pagi waktu Jakarta.
Satelit ini akan digunakan untuk meningkatkan kualitas jaringan komunikasi di Indonesia dan sekitarnya.
Satelit Telkom 3S dirakit oleh perusahaan Thales Alenia Space Prancis. Perusahaan yang telah berkiprah selama lebih dari 40 tahun di bidang manufaktur teknologi luar angkasa ini ditunjuk oleh Telkom pada 2014 untuk mendesain, menguji, dan meluncurkan satelit tersebut.
Telkom 3S merupakan satelit komunikasi geostasioner yang akan ditempatkan pada posisi di atas equator dan bergerak mengelilingi Bumi dengan lintasan berbentuk lingkaran yang memiliki sumbu rotasi sama dengan Bumi. Satelit akan berada di posisi 118 bujur timur atau tepatnya di atas pulau Kalimantan, pada ketinggian sekitar 35.000 dari Bumi.
Telkom 3S adalah satelit ke-18 dari Indonesia sejak satelit Palapa A1 diluncurkan pada 9 Juli 1976. Telkom 3S jadi satelit ke-9 milik PT Telekomunik…

'Heboh' menanti kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazis al-Saud‎

Salman bin Abdulaziz al-Saud adalah Raja Arab Saudi ketujuh, Penjaga Dua Kota Suci, dan pemimpin Wangsa Saud saat ini. Ia menjabat sebagai wakil gubernur dan kemudian Gubernur Riyadh selama 48 tahun dari tahun 1963 sampai 2011.

Lahir: 31 Desember 1935 (81 tahun), Riyadh, Arab Saudi
Pendidikan: Princes' School
Pasangan: Sultana Bint Turki AlSudiari
Anak: Muhammad bin Salman Alu Saud,
Saudara kandung: Abdullah dari Arab Saudi,
Keturunan Kerajaan: Wangsa Saud

Raja Salman akan berada di Jakarta pada tanggal 1 hingga 4 Maret, kemudian berlibur Bali pada tanggal 5 hingga 9 Maret.
Selama di Jakarta, Raja Arab Saudi, Salman Bin Abdul Aziz Al Saud, dan rombongan berencana menginap Hotel Rafless. Hotel bintang lima ini berada di kawasan bisnis Kuningan, Jakarta Selatan

Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyampaikan kedatangan Raja Salman sangat bersejarah. Sebab, ini kunjungan Raja Arab Saudi setelah 47 tahun ke Indonesia, terakhir Raja Arab datang ke negeri ini pada tahun 1970.
"K…

Ekspor Lintah Hingga ke China

Terkadang kita tidak jeli dalam melihat peluang di sekitar kita, lain halnya dengan Midin Muhidin pengusaha dari Depok, justru memanfaatkan Lintah yang buat sebagian besar Jijik justru membawa berkah dan rezeki hingga ratusan juta per bulannya.
Berawal dengan melihat terapi lintah utk kesehatan, Midin berkenyakinan bisa menjadi peluang bisnis yang sangat bagus, maka didirikan CV. Entha Farm di lahan milik saudaranya untuk membudidayakan lintah.
Dalam upaya mendukung usahanya Midin mempelajari manfaat lintah sebagai alat terapi secara ortodidak dari bermacam-macam referensi, sampai menemukan fakta bahwa lintah bisa mengobati bermacam penyakit seperti Diabetes dan stroke. Karna darah kotor akan dihisap lintah dan akan mengeluarkan semacam zat hirudin yang berfungsi sebagai antikoagulan yang dapat mencegah penggumpalan darah.
Menurut Midin, budidaya lintah cukup mudah lantaran tidak memerlukan lahan yang luas, biaya cukup murah. Bak ukuran 2x3 bisa menampung hingga 1000 ekor hanya dengan me…