Langsung ke konten utama

U19 Road to CHAMPIONS

Sepak Bola merupakan Olah raga yang sangat me Rakyat tapi sanggup menghipnotis Mayoritas penduduk Indonesia, apalagi Tim kebanggaan (Garuda Muda U19) yang bertanding.

Tapi sayangnya ini belum sepenuhnya disadari para petinggi bola karna lebih banyak kericuhan dalam pengurusan daripada membina Tim secara Maksimal dan berkelanjutan, sampai ada 2 kubu yang saling mengadu strategi atau mengkotak-kotakan seluruh Tim Bola se Indonesia...

Rasa ingin punya Tim Nasional yang bagus, sampai memanggil Pemain ber darah Indonesia di Tim Luar Negeri dijadikan Pemain Naturalisasi... lalu hasilnya ga ada, belum ada.... karna Pembinaan ber kelanjutan belum ada di bandingkan Tim Negara lain biasanya mereka sudah saling berlatih minimal 1 Tahun. Tapi Team kita rata-rata hanya di kumpulkan dalam hitungan bulan menjelang kompetisi.

Setelah sekian lama kisruh dengan segala permasalahan akhirnya di tengah kelesuan dan keputus asaan terseleksi 1 Tim U19 dengan Pelatih Indra Sjafri dinamakan "Garuda Muda".
Awalnya Tim ini tidak begitu mempersona tapi secara perlahan dan Pasti bangkit, Berjuang hingga ke beberapa Pertandingan Terakhir sangat pantas di acungkan jempol bahkan boleh di katakan melebihi kaka-kaka nya di Tim Senior.
Terakhir memenangin Korea.... wooooow itu sangat di Luar Dugaan dan menjadi penghibur dahaga Sepak Bola slama ini, dan akan ber Laga lagi di Tahun Depannya.
Salutnya lagi sang pelatih segera mengisolasi seluruh Pemain dari Wawancara, Promo, bahlan Lawan Tanding pun di hilangkan hanya agar Tim asuhannya tetap Solid tidak Terkontaminasi oleh Kepentingan lain bahkan Politik.


Lucunya dari seluruh keberhasilan Tim U19 ini hendaknya kita PERCAYA dan serahkan sepenuhnya kepada sang Pelatih dan bukannya malah membuat statement yang berlawanan....
Saat kita Bangkit "Garuda Muda" & Pelatih serta Official semuanya betul-betul kita berikan kesempatan penuh, berlatih dan menyusun stategi sesuai kemampuan mereka, jangan ada campur tangan dan seharusnya kita support habis demi Merah Putih.

Pemerintah lewat Menpora cobalah ada terobosan menarik buat seluruh Tim dan Official sehingga mereka tetap bersinergi hingga bisa nantinya berbicara di Tingkat Asia ataupun Dunia. Menpora bisa Pertahankan Tim solid ini jangan dibubarkan atau di kembalikan ke Tim Daerah demi Merah Putih tapi di pertahankan terus hingga jadi Tim Nasional Indonesia atau PSSI sesungguhnya yang menggigit di setiap Pertandingan.

 
Lalu Label yang melekat di Tim Indonesia atau Nasional adalah kehabisan nafas dari seluruh Pemain menjelang pertengahan babak ke 2, dan PR ini rupanya sudah terpecahkan di Tim U 19, Pemain sanggup berjuang 90 menit dalam sgala Tekanan tapi tetap bugar.

Kita harus BISA menghilangkan Predikat soal sepak Bola negeri ini, untuk memilih 1 Tim Nasional anggaplah 30 Orang kok ga dapat yang Mampu... dari 210 juta penduduk Indonesia yang berada di Sabang sampai Merauke, bahkan mempunyai Penduduk terbanyak ke 4 di Dunia.

Mudah-mudahan Tim U19 dgn Pelatih Indra semakin hari semakain matang dan lebih baik menghindar dari sgala promo ga jelas, Focus dengan Impian seluruh Rakyat Indonesia dan Buktikan kalian adalah the "Champions" bukan Karbitan, Sesaat tapi menjadi SESUATU  banget !!!

Ayoooo kita tunggu untuk merayakan Kemenangan-kemenangan lainnya, Bravo utk Garuda Indonesia, KOMPAK, Berlatih dan Berlatih lagi....     
" Sekali Bola Bergulir hanya Gawang Lawan tujuannya " Ini bisa terwujud butuh pengorbanan Waktu team dan Official yang sementara waktu harus meninggalkan Keluarga, ini harga yang harus di bayar kalau kita MAU merayakan untuk ke 2... 3... 4... ASIA... DUNIA

Mari... kita berikan ruang seLuas-Luasnya untuk sang Pelatih dalam melatih Tim nya dengan sgala Kemampuan dan Batasan yang diberikan, kalau kita hargai dan berikan apresiasi yang Tinggi niscaya akan ada Tim Nasional Indonesia yang CETAR membahana......

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ekspor Lintah Hingga ke China

Terkadang kita tidak jeli dalam melihat peluang di sekitar kita, lain halnya dengan Midin Muhidin pengusaha dari Depok, justru memanfaatkan Lintah yang buat sebagian besar Jijik justru membawa berkah dan rezeki hingga ratusan juta per bulannya.
Berawal dengan melihat terapi lintah utk kesehatan, Midin berkenyakinan bisa menjadi peluang bisnis yang sangat bagus, maka didirikan CV. Entha Farm di lahan milik saudaranya untuk membudidayakan lintah.
Dalam upaya mendukung usahanya Midin mempelajari manfaat lintah sebagai alat terapi secara ortodidak dari bermacam-macam referensi, sampai menemukan fakta bahwa lintah bisa mengobati bermacam penyakit seperti Diabetes dan stroke. Karna darah kotor akan dihisap lintah dan akan mengeluarkan semacam zat hirudin yang berfungsi sebagai antikoagulan yang dapat mencegah penggumpalan darah.
Menurut Midin, budidaya lintah cukup mudah lantaran tidak memerlukan lahan yang luas, biaya cukup murah. Bak ukuran 2x3 bisa menampung hingga 1000 ekor hanya dengan me…

M3 AMPHIBIOUS RIG Truk PONTON Raksasa

Indonesia sebagai Negara kepulauan tentunya sangat banyak di aliri Sungai, dan transportasi antar pulau menjadi syarat Utamanya, sehingga beberapa kendaraan Tempur mengalamai kendala / kesulitan untuk berpindah dari satu daerah / kota ke daerah / kota lainnya,
Seiring hadirnya MBT (Main Battle Tank) Leopard 2A4 dengan bobot 60 ton, maka diperlukan dukungan khusus untuk mobilitas, terutama saat tank tanpa kemampuan amfibi ini harus melintasi sungai yang cukup lebar. Dalam pengadaan armada Leopard 2A4 dari Jerman memang disertakan tank jembatan BRLPZ-1 Beaver AVLB, namun dengan bentang jembatan 22 meter, kemampuan Beaver lebih efektif untuk melintaskan Leopard di medan parit. Nah, bagaimana jika Leopard harus melintasi sungai dengan lebar sampai seratus meter?

Sebagai jawabannya, Korps Zeni bisa saja menggelar jembatan ponton dan MGB (Medium Girder Bridge) Double Storey with Link Reinforcement Set (LRS). Namun untuk instalasi kedua media penyebaran tadi dibutuhkan waktu dan persiapan y…

40 juta per Bulan atau TETAP Karyawan

Lembaran baru 2018 memasuki minggu kedua, Penulis sudah canangkan Target thn ini... "40 juta per Bulan atau Tetap karyawan" nah lho, ngeri amat...
lalu ada quote penulis di IG @harun eagle "2018 baru muncul di Ufuk Timur, Ambisi, Target, Action..."
Apa ini propaganda Pilkada serentak???
Percaya ini REAL, Terbukti, #BisnisBerkah, #BisnisKeren, #CreativeBisnis, #PengusahaMuda, lihat saja Tabel terlampir :

Jadi ini Kenyataan yang sudah di raih oleh teman-teman dari Aceh dan Papua, kok bisa...
bukan dari pulau jawa atau kota besar lainnya ternyata ini Pembuktian Perusahaan Bonafide dengan Sistem & Produk yang sangat keren sehingga Mampu mewujudkan ini semua dimana saja. So kalau Aceh dan Papua bisa kota besar lainnya harusnya lebih BISA bahkan lebih Dashyat 2-3 atau 10 kali lipat, bagaimana dengan ANDA????
Penulis menjalankan usaha ini bersama Puteriku yang cantik sebagai patnership yang kompak dimana saling berbagi Tugas antara Demo, Presentasi, Bina Team work…