Langsung ke konten utama

HONGKONG nya INDONESIA

Tahun Baru IMLEK merupakan perayaan besar dan penting bagi orang Tionghua. Perayaan Tahun Baru IMLEK dimulai di hari pertama bulan pertama dalam penanggalan Tionghua yang akan berakhir dengan Cap Go Meh  pada tanggal ke 15 (pada saat bulan pertama). Malam tahun baru IMLEK dikenal juga sebagai Chuxi yang berarti "Malam Pergantian Tahun."
Tanggal 1 Imlek 2565 akan tepat jatuh pada Tanggal 31 Januari 2014. Dan sebagian besar warga Tionghua di dunia akan merayakan datangnya Tahun Baru IMLEK ini, tak terkecuali di Indonesia khususnya di berbagai kota yang penduduknya Mayoritas Tionghua seperti Kalimantan Barat khususnya.
Dan Tahun baru Imlek kali ini memasuki Tahun Kuda Kayu.

Kalau kita bicarakan perayaan IMLEK maka yang
santer terdengar adalah keramaian dengan Barongsai, Liong juga Petasan maupun Lentera. Pastinya kita akan segera ingat HONGKONG, CHINA, SINGAPURA yang penduduknya adalah Mayoritas Tionghua.
Untuk Indonesia beberapa tahun terakhir mencuat kota SINGKAWANG yang notabene adalah kota kecil di Propinsi Kalimantan Barat yang dulunya biasa-biasa saja, karna mayoritas penduduknya Tionghua dengan kedekatan dengan penduduk negara China maka terjalin hubungan antar kedua negara hingga Kebudayaan, Pendidikan dan juga bantuan dari pengusaha China untuk membangun kota SINGKAWANG.         

Sejak bantuan diberikan maka kota SINGKAWANG mulai berbenah dan menjadi Daya Tarik Wisatawan Lokal maupun Negara Tetangga terutama yang ingin melihat Perayaan Tahun Baru IMLEK secara dekat dan Murah.
Sarana dan Prasarana mulai di bangun terutama menunjang event Tahun Baru Imlek ini yang bisa sampai sebulan lamanya dan sangat di dukung PEMDA setempat setelah alam Demokrasi terbuka lebar sejak jamannya Presiden Gus Dur. Beliaulah sedikit banyak menjadi Pintu Awal kebudayaan Tionghua diangkat ke permukaan dan bisa dirayakan dengan sebebas-bebasnya di negara Indonesia ini.  
Atraksi Liong dan Barongsai inipun mengalami Pembauran dimana yang awalnya semua pemain adalah warga Tionghua tapi sekarang sudah banyak putra dari suku lainnya yang ikut berlatih hingga mempertunjukan nya.
Jadi Ke Bhinneka Tunggal Ika sangat kental disini bahkan saat ini untuk acara tertentu di luar kebiasaan warga Tionghua seringkali atraksi Barongsai dan Liong diminta untuk di tampilkan seperti Pembukaan kantor atau mall lalu acara besar seperti Ulang Tahun perusahaan besar, hingga Kampanye Partai pun me
manfaatkan kedua Atraksi tersebut.

Dalam memainkan atau membuatnya biasanya di mulai dari Kuil dengan acara sedikit mistis yang merupakan tradisi turun temurun di kalangan warga Tionghua. Setelah selesai perayaan biasanya Liong akan di bakar kecuali Barongsai. menurut kepercayaan Liong yang sudah di pakai harus dibakar supaya tidak membawa sial buat semua pemain nya.
Bahkan diawal pembuatannya ga bisa sembarangan ada ritual pembukaan mata Liong ini oleh orang tertentu yang ga bisa sembarangan orang tentunya... sehingga nanti saat dimainkan akan seperti naga beneran yang beraksi.

Singkawang sendiri ada ciri khas yang membedakan Perayaan IMLEK negara lain atau kota lain... yaitu ada sekelompok orang atau boleh disebut semacam Dukun di kalangan Tionghua nantinya mereka akan diusung dan diarak keliling dengan wajah atau pipinya di Tusuk dengan jarum panjang hingga tembus keluar...
Atau ada yang hanya memakai jubah kebesaran seperti Dewa perang China dulu dan beberapa dari mereka itu seperti kemasukan dengan istilahnya di rasuki arwah dewa kepercayaan masyarakat Tionghua sehingga mereka Kebal dan tidak merasakan sakit.
Ekstremnya bahkan ada yang memakai pedang menusuk badannya dan saat lidahnya di julurkan di potong tapi semuanya tidak mempan... inilah sedikit pertunjukan heboh yang sangat jarang dan arakannya bukan sembarang arakan tapi bener-bener mewah seperti Gambar terlampir ini.

Dari semua Perayaan ini dan di selenggarakan dengan persiapan matang maka terciptalah satu pertunjukan yang sangat menarik lalu dengan keaneka ragaman bendera, pakaian, umbul-umbul di dukung kesiapan PEMDA men jaga Keamanan serta Kelancaran menjadikan satu paket utuh yang menarik untuk di promosikan.
Hongkong boleh meriah dengan Pesta kembang api dan Shoppingnya dan Singkawang Unggul dengan Kebudayaan Asli yang me warnai Perayaan ini.

Bahkan julukan SINGKAWANG menjadi HONGKONG nya Indonesia itu berasal dari Wisatawan Asia khususnya yang sudah Datang dan Menyaksikan acara ini berlangsung.
bagi kita selain Bangga pastinya juga senang menambah Daerah pariwisata dalam mendatangkan lebih banyak lagi Wisatawan Luar sehingga menambah Devisa Negara.
Kita tidak boleh Terlena tapi bagaimana menumbuhkan Tradisi dan Kebudayaan lain di negara kita menjadi sesuatu yang Pontensial.

Selamat untuk kota SINGKAWANG serta jajaran Pemda Kalimantan Barat, ayooo munculkan lagi berbagai atraksi lainnya lagi... kita tunggu.   



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Telkom 3S, Mendayakan Angkasa Satelit Komunikasi Indonesia

Satelit Telkom 3S sukses diluncurkan dari Bandar Antariksa Guyana di Kourou, Guyana-Perancis, Rabu (15/2/2016) pagi waktu Jakarta.
Satelit ini akan digunakan untuk meningkatkan kualitas jaringan komunikasi di Indonesia dan sekitarnya.
Satelit Telkom 3S dirakit oleh perusahaan Thales Alenia Space Prancis. Perusahaan yang telah berkiprah selama lebih dari 40 tahun di bidang manufaktur teknologi luar angkasa ini ditunjuk oleh Telkom pada 2014 untuk mendesain, menguji, dan meluncurkan satelit tersebut.
Telkom 3S merupakan satelit komunikasi geostasioner yang akan ditempatkan pada posisi di atas equator dan bergerak mengelilingi Bumi dengan lintasan berbentuk lingkaran yang memiliki sumbu rotasi sama dengan Bumi. Satelit akan berada di posisi 118 bujur timur atau tepatnya di atas pulau Kalimantan, pada ketinggian sekitar 35.000 dari Bumi.
Telkom 3S adalah satelit ke-18 dari Indonesia sejak satelit Palapa A1 diluncurkan pada 9 Juli 1976. Telkom 3S jadi satelit ke-9 milik PT Telekomunik…

'Heboh' menanti kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazis al-Saud‎

Salman bin Abdulaziz al-Saud adalah Raja Arab Saudi ketujuh, Penjaga Dua Kota Suci, dan pemimpin Wangsa Saud saat ini. Ia menjabat sebagai wakil gubernur dan kemudian Gubernur Riyadh selama 48 tahun dari tahun 1963 sampai 2011.

Lahir: 31 Desember 1935 (81 tahun), Riyadh, Arab Saudi
Pendidikan: Princes' School
Pasangan: Sultana Bint Turki AlSudiari
Anak: Muhammad bin Salman Alu Saud,
Saudara kandung: Abdullah dari Arab Saudi,
Keturunan Kerajaan: Wangsa Saud

Raja Salman akan berada di Jakarta pada tanggal 1 hingga 4 Maret, kemudian berlibur Bali pada tanggal 5 hingga 9 Maret.
Selama di Jakarta, Raja Arab Saudi, Salman Bin Abdul Aziz Al Saud, dan rombongan berencana menginap Hotel Rafless. Hotel bintang lima ini berada di kawasan bisnis Kuningan, Jakarta Selatan

Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyampaikan kedatangan Raja Salman sangat bersejarah. Sebab, ini kunjungan Raja Arab Saudi setelah 47 tahun ke Indonesia, terakhir Raja Arab datang ke negeri ini pada tahun 1970.
"K…

Ekspor Lintah Hingga ke China

Terkadang kita tidak jeli dalam melihat peluang di sekitar kita, lain halnya dengan Midin Muhidin pengusaha dari Depok, justru memanfaatkan Lintah yang buat sebagian besar Jijik justru membawa berkah dan rezeki hingga ratusan juta per bulannya.
Berawal dengan melihat terapi lintah utk kesehatan, Midin berkenyakinan bisa menjadi peluang bisnis yang sangat bagus, maka didirikan CV. Entha Farm di lahan milik saudaranya untuk membudidayakan lintah.
Dalam upaya mendukung usahanya Midin mempelajari manfaat lintah sebagai alat terapi secara ortodidak dari bermacam-macam referensi, sampai menemukan fakta bahwa lintah bisa mengobati bermacam penyakit seperti Diabetes dan stroke. Karna darah kotor akan dihisap lintah dan akan mengeluarkan semacam zat hirudin yang berfungsi sebagai antikoagulan yang dapat mencegah penggumpalan darah.
Menurut Midin, budidaya lintah cukup mudah lantaran tidak memerlukan lahan yang luas, biaya cukup murah. Bak ukuran 2x3 bisa menampung hingga 1000 ekor hanya dengan me…